Terapi Bekam Modern, Terapi Terpadu, Terapi Islami
 

MIKROTRAUMA

  • Pembekaman membuat mikrotrauma pada kulit dan jaringan di bawah kulit
  • Setiap mikro trauma atau perlukaan pasti akan menghasilkan reaksi peradangan/INFLAMASI karenanya tubuh dengan system imunnya akan mengeluarkan ANTI INFLAMASI (untuk daerah lokal pembekaman)

BEKAM adalah salah satu metoda pengobatan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Bahkan beliau melakukan secara periodik di waktu-waktu tertentu di pertengahan bulan qomariyah.

Pada prinsipnya bekam adalah metoda terapi kuratif dan preventif dengan perlakuan pada jaringan sehingga terjadi proses peradangan akut yang minimal (terlokalisir).

Reaksi radang lokal akan menimbulkan peningkatan kadar sitokin dan faktor pertumbuhan terkait radang, antara lain IL-1, IL-6 dan TNF Alfa. Demikian pula interferon. Adanya perlukaan dan membuang sedikit darah akan memperkuat efek sebagaimana terjadinya dilatasi pembuluh darah tepi (vena kecil).

Peningkatan kadar faktor radang dapat meningkatkan proses pengenalan antigen dan mendorong terjadinya reaksi antigen-antibodi (reaksi humoral). Dapat pula mendorong terjadinya proses pembentukan memori oleh sel limfosit T. Secara molekuler hal ini akan berdampak pada pengekspresian gen-gen tertentu termasuk gen MHC atau HLA di kromosom 6 dan 15

BEKAM Mengeluarkan zat seperti serotonin, bradikinin, slow releasing substance, prostaglandin, prostasiklin dan zat lainnya, sehingga terjadi :

  • Dilatasi kapiler dan arteriol.
  • Perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah
  • Relaksasi pada otot yang kaku.
  • Menurunkan tekanan darah.

 Dilepaskannya corticotrophin releasing factor (CRF) oleh adenohipofise, selanjutnya CRF akan merangsang terbentuknya ACTH, corticotrophin, dan corticosteroid. Corticosteroid mempunyai efek menyembuhkan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel.

 BEKAM membuat keluarnya histamin , bermanfaat untuk :

  Perbaikan sel dan jaringan yang rusak.

  Memacu pembentukan retikulo endothelial cell.

  Meningkatkan daya tahan tubuh.

BEKAM Merangsang syaraf di kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spino thalamicus ke arah thalamus yang akan menghasilkan endorphin. Sedangkan sebagian rangsang lainnya akan diteruskan melalui serabut afferent simpatik menuju motor neuron dan menimbulkan reflek intubasi nyeri. Endorphin bermanfaat menenangkan dan melebarkan pembuluh darah, sehingga bisa menurunkan tekanan darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Switch to our mobile site